Senin, 13 Mei 2019

sedikit renungan diri

hallo guys...
selamat malam, sudah lama saya tidak menulis blog lagi, lagi sibuk dalam penelitian soalnya. Btw saya baik-baik saja tapi cuma mungkin lagi dimana fase males mulai bermunculan kembali dan semangat berkompetisi juga mulai menurun nih.
mungkin saran saja untuk pembaca sih, gunakan waktumu semaksimal mungkin dalam setiap tahun atau semesternya yang kuliah, soalnya saya sendiri agak menyesal di semester akhir ini belum banyak hasil yang saya torehkan untuk diri saya sendiri, meskipun di kenal sebagai orang yang organisatoris tapi ya gak bakal cukup hanya pinter dalam organisasi tanpa diimbangi dengan prestasi akademik maupun non akademik.
banyak diluar sana lomba-lomba, pertukaran pelajar atau malah pengabdian yang bersifat fully fundded yang mungkin bisa mengaupgrade soft skill dan kepekaan terhadap lingkungan, ditambah lagi semisal menang dapat uang + sertifikat apalagi semisal event nasional bakal bisa bantu kita dalam nantinya ketika mau mencari beasiswa atau bahkan kerja. 
banyak sih yang mungkin bisa digali dalam diri kita. masalah diri kita punya bakat atau tidak, gak jadi masalah. mungkin kita selalu bertanya-tanya bakat atau passion kita dimana sih atau maalah kita gak punya bakat yang bisa di tonjolkan. sebagian besar orang-orang juga pasti banyak berpikiran seperti itu. dari pada mikirin hal yang gak pasti seperti itu mending kita buat bakat atau passion kita sendiri, mungkin memang susah sih untuk memulai tetapi banyak orang di luar sana belajar tidak sesuai hobi atau kesukaan kita. mungkin memang nanti akan bosen dan menemukan titik kesulitan dan kejenuhan dalam melakukannya tetapi percayalah dengan kalian belajar giat dengan apa yang kalian ushakan pasti nanti hal yang kalian anggap sulit lama kelamaan akan mudah sendiri ya istilahnya seperti habbit atau kebiasaan.
banyak hal yang mungkin bisa di gali tapi intinya jangan pernah berhenti mencoba dan terus belajar aja, masalah nanti berhasil tidaknya bisa di pikir sambil jalan, yang terpenting adalah proses dan dapat pelajaran setiap melakukannya jadi bisa bercermin apa yang kurang dari yang kita lakukan.
gali dan ciptakan bakat kalian bukan hanya menunggu dan hanya meraba-raba apa bakat atau passion kalian, kalau gak menemukan bakat atau passion kalian ciptakan sendiri dengan kemampuan kalian sendiri. setiap manusia pasti punya kelebihan sendiri-sendiri gak usah iri dengan bakat orang lain dan kesuksesan orang lain.
kita punya alur cerita masing-masing dalam kehidupan ini, jadi gak perlu mengkhawatirkan hal yang belum terjadi yang penting upgrade terus saja skill kalian, pasti nanti indah pada waktunya hehe...

selamat malam dan selamat membaca....

Selasa, 09 April 2019

Generasi emas pembawa perubahan


Generasi Emas Pembawa Perubahan Dan Budaya Sehat
Bagi Indonesia Tercinta”
Karya: Saiful Amri

Pemuda adalah salah satu tumpuan dan harapan bangsa ini,tanpa peran pemuda dan pemudi bangsa ini tak akan menjadi bangsa yang besar dan tak akan menjadi bangsa yang dihargai dan dihormati oleh bangsa lainnya bahkan dalam pribahasa mengatakan suatu bangsa yang besar tak akan menjadi besar dan dihargai oleh bangsa lainya melainkan peran pemuda dan pemudi yang semangat dan jiwa nasionalismenya sangat tinggi terhadap bangsa ini, coba kita pikirkan ketika bangsa yang besar,bangsa yang dikagumi dan bangsa yang sangat di hormati oleh bangsa yang lainya akan tetapi pada suatu saat bangsa itu runtuh dan tak lagi menjadi bangsa yang dikagumi karena kebijaksanaannya dan tak lagi dihormati oleh negara lainnya sehingga bangsa itu runtuh dan menjadi bangsa yang tertinggal cukup jauh sekali dari apa yang telah terjadi sebelumnya,itu salah satunya adalah tidak adanya generasi penerus yang melanjutkan perjuangan bangsa yang menjadi bangsa yang gemilang,peran ini tidak terlepas dari para pemuda-pemudi yang berjiwa semangat untuk menjungjung tinggi panji-panji dan cita-cita bangsa ini.
 Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno pernah menyampaikan dalam pidatonya “Berikan aku sepuluh pemuda, maka aku akan mengguncang dunia” kemudian timbul sebuah pertanyaan mengapa harus ‘pemuda’? karena pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsa yang dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan. Pada diri kaum muda banyak potensi yang bisa diharapkan. Pemuda memiliki semangat yang sulit dipadamkan. Terlebih jika semangat itu diadaptasi dan dipoles dengan ilmu pengetahuan serta dapat diimplementasikan melalui suatu aksi nyata. Maka akan terciptalah suatu perubahan. Format pemuda yang ideal adalah pemuda yang didalam jiwanya tertanam semangat yang kuat, keikhlasan beramal yang tulus dan memiliki karakter yang melekat kuat didalam hatinya. Pemahaman akan peran pemuda, dan tantangan yang dihadapi kedepan menjadi hal yang tertanam kuat sebagai ideologi yang mengakar dan membumi.
Pada dasarnya pemuda mempunyai peranan penting di masyarakat tetapi sekarang pemuda sangat di uji untuk lebih kreatif dan inovatif lagi di era yang di sebut-sebut era millinneal atau era yang penuh dengan tekonologi. Disini pemuda sangat di tuntut untuk lebih melek akan teknologi. Tetapi juga banyak pemuda yang masih ketinggalan zaman atau malah terjerumus akan derasnya arus teknologi saat ini. Dan generasi ini di sebut “generasi micin” sebutan yang digunakan masyarakat untuk menggambarkan perilaku pemuda zaman sekarang. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa image pemuda di mata masyarakat semakin hari semakin jelek. Dengan semakin buruknya perilaku dan sikap pemuda zaman sekarang yang hanya terjerumus akan derasnya arus teknologi. Kini, dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, semua informasi bisa didapat baik yang positif maupun yang negatif. Menurut riset terbaru yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, generasi muda berusia 20-24 tahun dan 25-29 tahun menyumbang hingga 80 persen dari pengguna Internet di Indonesia. Dan dari kisaran umur 20 sampai 24 tahun terdapat 22,3 juta jiwa yang menggunakan Internet.
Hal tersebut bisa berakibat baik atau buruk tergantung dari bagaimana pendirian dan perilaku pemuda dalam menggunakan Internet. Internet bisa membantu mereka untuk belajar dan juga menambah wawasan dan pengetahuan mereka. Sebaliknya, jika disalahgunakan, mereka bisa dengan mudah mengakses hal – hal yang negatif dan pada akhirnya bisa merusak diri mereka atau bahkan digunakan untuk hal yang bisa merusak orang lain juga.Tetapi, saya cukup maklum dengan apa yang mereka lakukan. Saya menyadari kita sebagai pemuda memang sedang mengalami hal yang disebut orang dengan pencarian jati diri. Terkadang saya ingin mencoba banyak sekali hal yang menarik menurut saya. Ya, mencoba banyak hal memang penting untuk mengetahui dimana passion dan kemampuan kita, tetapi penting juga bagi kita untuk selalu menjaga diri dan pastinya selalu meminta bimbingan orang tua dalam memilih dan melakukan sesuatu.
Di sisi lain pemuda mempunyai peranan yang sangat penting dalam negara yaitu sebagai agent of change, salah satu fungsi pemuda untuk senantiasa menyuarakan pendapat, mencurahkan pemikiran dan gagasan-gagasan brilian yang mampu mendongkrak konsep pemikiran yang tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini. Pemuda hendaknya mengasah konsep pemikiran yang tajam, cerdas, cekatan namun tetap mengutamakan integritas sebagai wujud perwajahan pemuda berkarakter. Kalau berbicara mengenai pemuda sebagai agen perubahan itu tidak semata-mata menjurus ke bagian politik, karena pemuda mempunyai pemikiran kritis akan segala kebijakan, jadi anggapan pemuda sebagai pengkritisi pemerintah bukan semuanya benar meskipun pemuda mempunyai peran di bidang tersebut tetapi masih banyak lagi peran pemuda dibagian-bagian lainnya seperti sosial kemasyarakatan ataupun yang lain.
Di era sangat cepat ini pemuda juga di tuntut untuk melakukan perubahan, bahwasanya di era yang serba canggih ini pemuda harus bisa mengikuti derasnya arus informasi ataupun teknologi agar bisa melakukan perubahan yang baik bagi bangsa. Dalam era perkembangan teknologi saat ini, salah satu bentuk perjuangan yang dapat dilakukan oleh pemuda adalah melalui media sosial. Karena dari media sosial menjadi tempat paling utama dan mudah dijangkau oleh pemuda meskipun tidak sedikit para pemuda yang memanfaatkan sosial media secara negatif. Tetapi pemuda mempunyai kreativitas dan inovasi yang lebih dibidang ini. Yang sebelumnya hanya jadi penikmat sebuah teknologi tetapi sekarang pemuda membawa perubahan yaitu banyaknya apalikasi atau film hasil karya anak bangsa, dari hasil inilah pemuda membuktikan bukan hanya sebagai penikmat tetapi membawa perubahan yang berarti, sehingga banyak masyarakat yang mengapresiasi kepada pemuda-pemuda yang membawa perubahan di bidang teknologi.
Bukan hanya di bidang teknologi pemuda mempunyai peran sebagai agen perubahan dalam pembangunan, minimal dalam lingkungan terdekatnya. Seorang pemuda harus dekat dan peduli dengan mereka yang bernasib malang. Seorang pemuda juga harus bisa memberikan solusi tentang persoalan dan ketimpangan sosial di lingungakannya. Sebab, kepedulian itulah yang akan menjadikan seorang pemuda, sosok yang tangguh dan bijaksana. Selain itu, pemuda juga harus bisa memberikan solusi terhadap problem di masyarakat, pemuda harus bisa berada di tengah-tengah, tidak memihak dan berpihak kepada suatu golongan atau perorangan, generasi muda harus ikut berkontribusi dalam setiap pembanguan. Di sinilah peran pemuda sangat di butuhkan di masyarakat bukan hanya sebagai pengawal sebuah kebijakan tetapi juga terjun langsung kemasyarakat dan melihat secara langsung keadaan sosial ekonominya agar bisa terciptanya sebuah perubahan yang berarti untuk masyarakat.
Di sisi lain pemuda sebagai agent of change tetapi juga pemuda harus berwawasan budaya sehat. Meskipun dengan derasnya arus teknologi dan berkembangnya zaman tak menetup kemungkinan pemuda juga harus mempunyai wawasan budaya sehat, karena pemuda adalah asset negara yang paling penting.  Sumber daya manusia (SDM) yang baik lah yang akan dapat menunjang keberlangsungan bangsa. Dalam hal ini salah satunya adalah pendidikan budaya sehat, banyak yang mengira berwawasan budaya sehat hanya bertitik tumpu di bagian kesehatan saja tetapi bukan hanya itu saja, dengan pendidikan yang baik akan mempengaruhi wawasan budaya sehat juga karena dengan pendidikan yang tinggi dan mekanisme pendidikan yang terbaik akan meningkatkan daya pemikiran seseorang dan semisal dengan adanya latar belakang pendidikan yang baik itu juga salah satu berawawasan budaya sehat di bidang pendidikan. Karena pendidikan adalah hal utama dan dasar untuk membentuk karakter seseorang / pemuda karena dari hal inilah nanti akan menjadikan bangsa ini terus menjadi yang lebih baik. Dan dari kecil pun semisal pendidikan kita baik budaya yang sehat pun akan mudah terbawa karena di biasakan dari kecil.
Bukan hanya di bidang pendidikan saja tetapi di era seperti ini atau millinneal ini kita juga harus waspada dan selalu memfilter hal-hal negatif dari informasi yang beredar, kita harus secara bijak memilih konten yang positif atau sehat untuk kita konsumsi atau pun kita sampaikan ke masayarakat luas. Itu juga salah satu berwawasan budaya sehat untuk selalu mengkonsumsi konten positif. Dari hal-hal kecil seperti selalu memfilter konten yang beredar akan mengajarkan kita untuk selalu mengkonsumsi konten-konten positif agar keseimbangan otak kita terjaga dari konten-konten yang negatf atau yang merusak kita. Di bagian sosial masayarakat pun begitu seraya kita terjun langsung kemasyarakat dan merasakan yang mereka keluhkan, kita pun harus memberikan pandangan positif atau sehat kepada masyarakat agar terciptanya kesejahteraan masyarakat. Memang penting berawawasan budaya sehat menerapkan pola hidup sehat, berpikiran postif dan lain-lain tapi tak kalah penting pun dibagian-bagian yang telah disebutkan karena itu juga adalah hal pokok yang untuk menunnjang pemuda agar tetap dan terus berjuang untu masyarakat berbangsa dan bernegara.
Pada hakikatnya adalah bahwa masa depan suatu bangsa terletak di tangan pemuda. Artinya merekalah yang akan menggantikan generasi sebelumnya dalam memimpin bangsa. Oleh karena itu perlu di beri bekal berupa ilmu pengetahuan dengan cara memberikan mereka pendidikan baik formal maupun informal, baik pendidikan dasar maupun pendidikan tinggi. Pembanguan yang dilakukan oleh generasi muda merupakan rangkaian gerak perubahan menuju kemajuan. Didalam pembangunan nasional, bukan hanya pembangunan fisik saja yang diperlukan melainkan membawa mereka agar terciptanya perubahan sosial serta harus berwawasan budaya sehat.

Minggu, 31 Maret 2019

coretan pertama ku

Minggu 31 maret 2019, ku mulai cerita siatas kertas yang mungkin banyak orang belum betapa pentingnya sebuah karya. banyak hal yang mungkin akan saya ceritakan disini tetapi mungkin akan menjadi perjalan yang sangat jauh dari tulisa semasa kecil hingga nanti saya sukses.


malam ini adalah malam pertama aku menulis blog ku tetapi mungkin masih bingung dengan konten apa. sebelumnya perkenalkan saya saiful amri bisa temen-temen panggil amri pemuda yang mungkin sekarang sudah terlupakan oleh zaman. tidak kenapa semakin kesini tujuan hidup saya semakin membingungkan. disisi lain saya ingin mengejar skripsi tetapi disisi lain semangat untuk berkompetisi muncul secara perlahan-lahan. banyak hal yang sudah saya ikuti sampai sekarang dan ikuti sangat mengasikan meskipun bisa di bilang sudah berumur karena sudah semester tua. tapi tekad untuk selalu berkompetisi masih sangat besar. tidak tau apakah semasa saya diawal-awal semester seperti teralalu antusias terhadap organisasi sehingga tidak muncul keinginan untuk mencari prestasi.
tapi lama-kelamaan mulai terasa di semester tua ini kayak ada hasrat untuk berjuang dan mengharumkan nama universitas maupun program studi. 

dan mungkin di masa sekarang saya menjadi orang menyebalkan tetapi mungkin itu lah saya sekarang yang dahulunya terbiasa akan kesibukan organisasi yang sangat padat dan sekarang harus beradaptasi dengan tanpa ada kegiatan yang seperti dahulu.  merubah mindset untuk terus berjuang sangatlah susah sampai-sampai saya terlalu bergantung sama orang dan malah membuat mereka benci kepada saya. mungkin temen-temen juga akan merasakan fase dimana kalian harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang baru dan suasana yang baru. tapi nanti tergantung bagaimana kalian akan menghadapi kondisi tersebut. akan malass-malasan atau malah bergerak seperti yang saya lakukan ini. untuk mengisi waktu luang melakukan hal-hal yang bermanfaat salah satunya bisa membuat essay tentang diri sendiri atau essay yang di lombakan agar mengisi luang waktu kalian. yang bisa merubah hidup kalian adalah kalian sendiri bukan saya orang tua anda atau teman-teman anda. semakin kalian terpuruk akan berdampak buruk bagi kehidupan kalian nanti, jadi mulai sekaran jadilah orang yang menyenangkan dan lakukan yang terbaik untuk kehidupan masa yang akan datang nanti.

keep spirit teman-teman, mungkin di blog selanjutnya saya akan kassih tips atau hal yang perlu kalian lakukan semisal di tepat baru. see you next blog....